August 19, 2009

20:20


kata teman saya, ketika saya tidak sengaja melihat angka yang sama di dalam waktu yang sedang berjalan, berarti ada yang sedang merindukan saya. saya tertawa mendengarnya. karena saya hanya manusia biasa, yang selalu percaya pada hal yang dapat menguntungkan atau membahagiakan diri saya, sedangkan selalu menolak dan tidak percaya pada hal yang merugikan atau membuat saya sedih. paling tidak, saya berpura-pura tidak tahu tentang itu. ya, saya hanya manusia biasa. dan saya mengakuinya.

jadi, saya selalu tersenyum ketika saya tidak sengaja melihat angka yang sama di handphone saya. saya berfikir, berarti kalau saya melihat di jam analog, kepercayaan ini tidak berlaku? kalau begitu, saya tidak perduli. satu-satunya yang saya perdulikan adalah saya bisa mengetahui, bahwa ternyata masih ada yang merindukan saya di belahan dunia ini. dan saya bahagia. mungkin saja saya juga merindukannya, mungkin tidak. karena saya tidak tahu, siapa yang merindukan saya. mungkin saja saya mencintai dia, mungkin saja tidak. semakin banyak kemungkinan, semakin banyak yang tidak ingin saya dengar.

sewaktu-waktu, saya ingin menjadi orang yang tidak juga tumbuh dewasa. karena menjadi dewasa itu menyulitkan. saya harus mempunyai seribu satu alasan hanya untuk hal yang ingin saya katakan. saya harus melupakan hal-hal yang tidak masuk akal. saya harus membuang semuanya. saya tidak pernah tahu, ternyata bahagia saya kian memudar seiring saya beranjak dewasa. bahagia saya ini saya buat. bahagia saya ini saya mintakan. saya mohon. bahagia tidak begitu saja ada di sekitar saya seperti ketika saya masih kecil.

ya, dan sekarang saya sudah benar-benar beranjak dewasa, dan saya hanya ingin bahagia dengan sederhana saja. mengetahui bahwa ada yang merindukan saya, dan sayapun merindukannya.
itu saja.

2 comments:

  1. :)
    Wow... at last.. you understand !!

    ReplyDelete

gelembung-gelembung sabun!